Inspiration

Bocah Inklusif, Kecil-Kecil Sudah Berjiwa Inklusif Interreligius!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Meski tak punya anak kandung, sebagai seorang pastor, saya merasa terberkati boleh menggendong ananda Faza.

Orisinil

Ananda Faza adalah putra dari Pasutri Tedi Kholiludin (yang biasa kusapa sebagai Gus Tedi) dan Meiga. Saya berkunjung ke rumah Gus Tedi-Mbakyu Meiga saat Faza lahir. Perjumpaan lagi setelah Faza bertumbuh sebagai bocah terjadi di suatu sore dalam acara kebersamaan lintasagama di satu launching kedai kopi.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr – Bersama Faza – Pemotret Mas Aji Kusuma

Perjumpaan ekumenis-interreligius yang dipandu Setyawan Budy, Koordinator Pelita dengan doa berkat oleh seorang Pastor yakni Romo Didik SJ, dan kotbah oleh Pendeta Rony serta tausyiah spontan namun mendalam oleh Gus Ubaidillah Achmad dari Pamotan Rembang. Acara berlangaung akrab, penuh canda namun mendalam bersaudara. Entah dari Matakin (Kong Andi Tjiok), Penghayat (Kangmas Boim dan Mbakyu Dwi), Buddha (Pandita Wahyudi), Hindu (Komang Dipta), Pdt Surya dan Ary (Kristen) para aktivis dan jurnalis (Damar Sinuko dan Lukas Awi) dan para hadirin lainnya dari Pelita akrab bersaudara.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr – Pemotret Kangmas Boim

Tak kalah menyaudara adalah perjumpaan dengan Faza yang dengan supel mau digendong siapa saja, termasuk saya haha. Ia sudah mewarisi semangat ayah dan ibunya yang selalu inklusif dan interreligius. Sebagaimana sudah saya unggah di akun youtube dan IG saya, Faza tampak tenang teduh dalan gendonganku dan diabadikan dua pemotret yaitu Kangmas Boim dan Mas Aji Kusuma.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr – Pemotret Mas Aji Kusuma

Saat menggendong Faza adinda Najma ini, saya bergumam spontan, Faza ini, kecil-kecil sudah berjiwa inklusif interreligius. Saya pun berdoa semoga Faza bertumbuh sehat cerdas dan kelak menjadi dewasa seperti ayah dan bundanya.

Gus Tedi dan Mbakyu Meiga, terima kasih saya boleh menggendong Faza. Bahkan juga menggendong Najma. Semoga bertumbuh sebagai keluarga sakhinah, mawardhah, wa rohomah wa barokah.

Pemilik hak cipta: Aloys Budi Purnomo Pr – Bersama Gus Tedi – ayahnda Faza – Pemotret Lukas Awi Tristanto

Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Srondol Psikopi, 16/7/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: Refleksi pribadi

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1193416680500555?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.