Inspiration

Cintanya kepada Tuhan Tetap Membara Walau Ia Harus Menanggung Derita!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. ​Inilah kisah indah St. Laurensius dalam mewujudkan cinta Kristus kepada sesama, terutama kaum duafa. Cintanya kepada Tuhan tetap membara walau ia harus menanggung derita. Cinta kepada Tuhan diwujudkan dalam cinta kepada kaum duafa.

Referensi pihak ketiga

​St, Laurensius​ adalah seorang diak​o​n Gereja di pertengahan abad ketiga. Dia meninggal sebagai martir dengan dipanggang perlahan di atas ​bara api. Ketika dia telah dipanggang selama beberapa waktu, ​ternyata dia tidak binasa. Maka, ​dia meminta para pembunuhnya untuk menyerahkannya ke “panggangan pihak lain”​. 

Artinya, hukuman panggang tidak membuatnya takut dan bergeming. Ia hanya lebih taat kepada kehendak dan kasih Tuhan daripada kekuatan manusia yang harus membuatnya menyangkal imannya.

Referensi pihak ketiga

Iman ​St. Laurensius dan cinta​nya​ yang​ berkobar dalam​ ​ke​berani​an iman​ adalah buah dari pengorbanan Kristus. Meskipun kita mungkin tidak dipanggil untuk kepahlawanan seperti itu, Kristus memenangkan kasih karunia yang sama bagi kita untuk memikul salib kita dan menjalani kehidupan yang penuh kasih tanpa pamrih dan kemurahan hati.

Bagaimana menurutmu? Demikian, semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Referensi pihak ketiga

JoharT Wurlirang, 10/8/2019 

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: Refeleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 10 Agustus 2019 Pesta S. Laurensius, Diakon dan Martir Bacaan Injil Yohanes 12:24-26

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1623683037920918?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.