Inspiration

Yesus Sudah Biasa Dinilai dengan Tolok Ukur Yang Salah, Itu Sudah Biasa!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Yesus sudah biasa dinilai berdasarkan standar yang salah. Ah, itu mah tak masalah! 

Referensi pihak ketiga

Injil mewartakan Yesus makan dengan Lewi (Matius) dan teman-temannya, par pengumungut cukai yang nota bene disebut sebagai para pendosa. Para ahli Taurat dan orang-orang Farisi datang untuk mengamat-amati Yesus dan para pengikut-Nya, untuk mencari-cari kesalahan Yesus. 

Mereka ini memang selalu waspada dengan ajaran-ajaran Yesus yang tidak sesuai dengan legalisme dan formalisme yang biasa mereka gunakan. Untuk menjebak Yesus, mereka bertanya tentang puasa namun pertanyaan mereka sambil menyerang para murid-Nya. Mereka berkata kepada Yesus, “Murid-murid Yohanes sering berpuasa dan sembahyang. Demikian pula murid-murid orang Farisi. Tetapi murid-murid-Mu makan dan minum.”

Referensi pihak ketiga

Pernyataan mereka tentang puasa mengandung penilaian tersirat: Anda dan pengikut Anda tidak mengikuti tradisi puasa kami; oleh karena itu, Kamu tidak bisa benar-benar suci. Mereka menyajikannya bukan sebagai pertanyaan, tetapi sebagai pernyataan, bahkan sebuah tuduhan. 

Mereka tidak terbuka untuk melihat segala sesuatu dengan cara yang baru. Ah, tunggu dulu, kita, juga, bisa bersalah atas penilaian yang gegabah, bahkan dengan orang lain di Gereja yang tidak melakukan hal-hal seperti yang kita lakukan. Titik rujukan kita haruslah bukan seperti yang biasa kita lakukan, tetapi apa yang diajarkan Gereja seturut bimbingan Roh Kudus, baik itu tradisi kuno atau manifestasi baru dari Roh Kudus dalam kehidupan Gereja di zaman now.

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurut kamu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 6/9/2019

Jumat Pertama September 

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 06 September 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa XXII Bacaan Injil Lukas 5:33-39

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1189259769075642?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.