Inspiration

Pentingnya Nyala Obor, Mau Menyalakan, Atau Mau Menambah Gelapnya Kegelapan?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Kita dipanggil menyalakan pelita dalam kegelapan, bukan menambah kegelapan dan kegaduhan. Ada keuntungan membawa obor dalam gelap. Kebaikan diwartakan kepada siapa saja.

Referensi pihak ketiga

Pada malam hari, pembawa obor memberi penerangan agar semua yang bersamanya bisa berjalan dengan percaya diri, tanpa tersandung di jalan yang gelap. Waktu tidak sia-sia, kita melangkah tanpa rasa aman dan ragu-ragu; sebagai gantinya, seluruh kelompok berjalan dengan sadar dan berjalan cepat di tempat yang dibutuhkan dan diinginkannya. 

Ketika suatu kelompok memiliki pembawa obor, semua yang ada di dalamnya lega, termasuk pembawa obor itu sendiri. Ini adalah nilai dari iman kita kepada masyarakat yang sangat sekuler. 

Referensi pihak ketiga

Apakah saya memelihara penghargaan untuk karunia iman yang telah saya terima dari Tuhan? Apakah saya takut membiarkan cahaya-Nya bersinar dalam kegelapan hidup di sekitar kita?

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Referensi pihak ketiga

JoharT Wurlirang, 23/9/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 23 September 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa XXV PW S. Padre Pio dari Pietrelcina, Imam Bacaan Injil Lukas 8:16-18

Sumber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3784608733901736?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.