Inspiration

Mungkin Kita Pun Menderita Kusta Rohani Datanglah Kepada Yesus untuk Disembuhkan

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Terkadang mudah untuk melupakan apa artinya menjadi penderita kusta di zaman Yesus. Orang seperti itu harus memisahkan diri dari komunitas, tinggal di luar kota, dan menyatakan dirinya “najis” ketika ada yang mulai mendekatinya. Karena penyakit itu juga disamakan dengan dosa. 

Referensi pihak ketiga

Menurut mentalitas waktu itu, Tuhan menghukum orang berdosa dengan penyakit fisik. Jadi, harus berteriak “najis” berarti seseorang harus menyatakan bahwa dia adalah orang berdosa di muka umum. Jadi, seburuk keadaan kusta, lebih buruk lagi adalah rasa malu karenanya. 

Referensi pihak ketiga

Dari sini, kita lebih memahami rasa putus asa dan urgensi dalam permohonan para penderita kusta: “Yesus, Tuan! Kasihanilah kami! ”Ada yang namanya kusta rohani juga, tetapi Yesus dapat menyembuhkan penyakit dalam jiwa kita dalam pengakuan dosa. Sebagai orang Kristen, kita harus mencari Yesus dengan rajin seperti kesepuluh penderita kusta yang tampak sembuh dari penyakit kusta mereka.

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Johart Wurlirang, 13/10/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 13 Oktober 2019 Hari Minggu Biasa XXVIII Bacaan InjilLukas 17:11-19

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/4098283187125414?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.