Inspiration

Menangis dalam Doa kepada Tuhan Siang dan Malam. Bagaimana?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Menangis dalam doa kepada Tuhan siang dan malam. Bagaimana?

Referensi pihak ketiga

Yesus mengingatkan kita untuk terus berdoa. Kita tidak dapat mengurangi hubungan kita dengan Tuhan menjadi kesepakatan satu kali lalu selesai. Itu bukan sesuatu yang kita peroleh sekali dan untuk semuanya dan kemudian beralih ke tujuan hidup berikutnya. 

Referensi pihak ketiga

Kita harus memanggil-Nya tanpa henti, karena hidup kita dimaksudkan untuk terus berdialog dengan-Nya. Kita diciptakan untuk memiliki hubungan pribadi dengan Kristus, untuk mencari kehendak-Nya, dan kemudian mewujudkannya. Segala sesuatu yang kita katakan, pikirkan, dan lakukan harus mengalir dari persahabatan kita yang terus-menerus dengan Tuhan.

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Johart Wurlirang, 20/10/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 20 Oktober 2019 Hari Minggu Biasa XXIX Bacaan Injil Lukas 18:1-8

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3431359613276373?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.