Inspiration

Maaf, Tuhan, Saya Gagal Lagi, Kasihainlah Aku Orang yang Berdosa Ini

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Maaf, Tuhan, saya gagal lagi. Kasihainlah aku orang yang berdosa ini. Itulah doa orang berdosa yang diwakili oleh pemungut cukai dalam Injil hati ini. Sikap dan isi doa itu sama sekali berbeda dengan sikap orang Farisi yang merasa diri paling hebat, benar dan suci. 

Referensi pihak ketiga

Sikap pemungut cukai itu sama sekali berbeda. Alih-alih berfokus pada kebaikannya sendiri, ia berfokus pada keberdosaannya. Dia meminta Tuhan untuk berkenan mengampuni dirinya bahkan mengabaikannya, karena ia merasa diri sebagai pendosa!

Namun ternyata, ini adalah sikap yang benar yang harus kita miliki di hadapan Tuhan. Jika Tuhan mengampuni dosa-dosa kita, maka kita tidak perlu khawatir. Kita mungkin atau mungkin tidak memiliki sejarah perbuatan baik kita dapat menunjuk untuk mengklaim pembenaran di hadapan Allah, tetapi jika kita tidak meminta pengampunan dari Tuhan atas kegagalan kita, perbuatan baik kita tidak ada gunanya.

Referensi pihak ketiga

Apa sikap saya? Apakah saya memiliki hati nurani seperti saringan, yang tidak menerima kegagalan saya? Apakah saya lebih fokus pada pekerjaan baik saya atau lebih pada kegagalan saya? Itu tidak selalu merupakan tanda pesimisme untuk berfokus pada di mana Anda telah gagal Tuhan tetapi tentu bodoh untuk mengabaikannya.

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Referensi pihak ketiga

JoharT Wurlirang, 27/10/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 27 Oktober 2019 Hari Minggu Biasa XXX Bacaan Injil Lukas 18:9-14

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1953389784549577?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.