Inspiration

Untuk Mencintai Tuhan, Mengapa Harus Membenci?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Mungkin bacaan Injil hari ini terasa aneh dalam bahasa dan telingan kita. Mari kita baca sejenak dalam dua ayat ini.

Referensi pihak ketiga

Pada suatu kali banyak orang berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam perjalananNya. Sambil berpaling Ia berkata kepada mereka: “Jikalau seorang datang kepadaKu dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi muridKu.” (Lukas 14:25-26)

Apa maksudnya? Yesus memiliki beberapa kata yang sangat radikal tentang hubungan kita dengan-Nya. Sabda itu mungkin masuk kategori hiperbola “membenci ayah dan ibu”. Namun di situ, sebuah pengajaran mendasar muncul. Itulah terjemahan dari bahasa asli (Aram) yang digunakan Yesus yang tidak memiliki gaya superlativus, yang dipergunakan adalah perlawanan. Lawan cinta adalah benci. Untuk lebih mencintai maka digunakan perlawanannya: membenci. Maka, jangan salah sangka lalu kita praktikkan harafiah dengan membenci siapa saja. Oh, tidak!

Referensi pihak ketiga

Ketika kita melihat bagaimana Yesus sepenuhnya memeluk kehendak Allah di atas segalanya dan semua orang, Ia memberi kita sebuah pola untuk diikuti. Tetapi ironi ilahi adalah bahwa dengan mengikuti Kristus di jalan salib, “kebencian” ini benar-benar menghasilkan cinta yang lebih besar dan lebih rela berkorban dalam relasi dengan Tuhan dan sesama.

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Referensi pihak ketiga

Kampus Ungu Unika, 6/11/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 06 November 2019 Hari Minggu Biasa XXXI Bacaan Injil Lukas 14:25-33

Sumber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/4232480829615693?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.