Inspiration

Mengalami Kerajaan Kerahiman Allah dalam Kristus, Bagaimana?

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Karena orang-orang Farisi memiliki pandangan yang salah tentang Kerajaan Allah, mereka hampir tidak dapat mengajukan pertanyaan yang tepat mengenai hal itu​ kepada Yesus​. Kerajaan​ yang​ mereka diharapkan adalah kerajaan duniawi yang akan menyingkirkan dominasi asing dan mengembalikan kedaulatan ke Israel​ yang kala itu sedang dijajah Romawi​. 

Referensi pihak ketiga

Tetapi kerajaan Kristus lebih mementingkan keadaan jiwa dan pergulatan antara yang baik dan yang jahat daripada ​penindasan​bangsa-bangsa luar. Kesalahpahaman orang Farisi membuat mereka tidak mengenal Kristus dan kerajaan​-N​ya. 

Referensi pihak ketiga

Ribuan tahun kemudian, kita juga rentan terhadap kesalahan orang-orang Farisi​ tersebut​. Bagi kita, kurangnya iman dapat menghalangi kita melihat bahwa Kerajaan Allah datang hanya ketika kita menerima Yesus sebagai raja jiwa kita. Hanya ketika kita membiarkan Dia memerintah dan mengatur hidup kita, kerajaan​-N​ya akan datang. “Kapan”​?​ Sekarang​ ini juga dalam keseharian peristiwa hidup kita. Sekarang adalah saat bagi ​kita untuk bertemu Kristus dan menjadikan​-N​ya ​R​aja​ yang menyelamatkan hidup​ku​, hidupmu, hidup kita dan semua orang! 

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 1​4​/11/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 1​4​ November 2019 Hari Biasa, Pekan Biasa XXXII PW Yosafat, Uskup dan Martir,Bacaan Injil Lukas 17:​20​-25

Sumber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/221173005932050?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.