Inspiration

Dia Mengemis di Pinggir Jalan, Buta, dan Disembuhkan Tuhan, Bagaimana Kita?

Referensi pihak ketiga

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Mengemis di Pinggir Jalan​ Namun Disembuhkan Tuhan! Berapa kali dalam hidup kita merasa seperti pengemis buta ini duduk di pinggir jalan, turun-naik, dan susah beruntung – secara fisik, spiritual, atau emosional? 

Referensi pihak ketiga

Menyaksikan kesusahan ​kita, beberapa orang diam-diam berjalan tanpa peduli. Mungkin mereka melempar koin, meskipun mereka tidak membantu k​ita keluar dari keputusasaan atau kesulitan ki​ta​. Orang lain mungkin mengejek kita atau tidak berani memandangi kita. Beberapa orang bahkan mungkin telah memarahi kita, seperti orang-orang di dalam Injil mengatakan kepada pengemis itu “untuk diam.” 

Referensi pihak ketiga

Referensi pihak ketiga

Sama seperti pengemis buta dari Injil hari ini tidak dapat memberikan dirinya sendiri apa yang paling dia inginkan – pemandangan, kita tidak dapat menyediakan diri kita dengan apa yang kita butuhkan ​yakni​ iman​, harapan dan cinta​. Apakah saya secara teratur meminta peningkatan iman? Apakah saya sadar betapa saya membutuhkan iman yang kuat? ​Sudahkah saya melihat Tuhan dan memuji memuliakan nama-Nya?

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Kampus Ungu Unika, 1​8​/11/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 1​8​ November 2019 Hari ​Senin Pekan Biasa XXXIII Bacaan Injil Lukas 1​8​:​3​5-​43​

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2913679536237483?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.