Inspiration

Memanjat Pohon Kerendahan Hati, Bukan Naik Melainkan Turunlah!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Setiap kali membaca kisah Zakheus selalu menarik. Kisahnya amat inspiratif. Tampaknya yang menjadi tokoh Zakeus yang ingin melihat Yesus, namun sesungguhnya, tokoh utamanya adalah Yesus yang melihat Zakeus yang sedang memanjat pohon. Memang Zakeus memanjat pohon demi melihat Yesus. Namun, justru Yesuslah yang melihat Zakeus.

Referensi pihak ketiga

Injil memang kerap mewartakan cara orang hendak bertemu Kristus dengan segala cara. Kita sudah membaca kisah orang buta yang kita baca kemarin yang tidak akan berhenti berteriak sampai dia dibawa kepada Tuhan. Hari ini seorang pria pendek dan sangat tidak populer bernama Zakeus berlari bolak-balik di antara kerumunan orang banyak sampai akhirnya, dalam tekadnya untuk bertemu Kristus, ia mematahkan semua protokol sebagai kepala pemungut cukai dan memanjat pohon. 

Yesus tidak membuang waktu memasuki kehidupan pemungut cukai ini dengan tegas dan mengubahnya. Ini menyerupai pertemuan kita dengan Kristus. Kadang-kadang rintangan yang berbeda menghalangi kita dan mencegah kita melihat Tuhan kita dan tindakan-Nya dalam hidup kita. Yang terpenting, kita kurang tekad. Betapa mudahnya membuat alasan: “Aku terlalu pendek,” “Mungkin Yesus terlalu sibuk,” “Aku hanya orang berdosa.” 

Referensi pihak ketiga

Jika kita ingin Tuhan kita tinggal di rumah kita, Dia akan melakukannya, tetapi mungkin ada pohon yang perlu kita panjat terlebih dahulu. Apa itu, bukan pohon kesombongan, melainkan pohon kerendahan hati. Bukan gerak naik memanjat, melainkan gerak turun melorot. Itulah pohon kerendahan hati yang harus kita jadikan sarana berjumpa dengan Yesus!

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Referensi pihak ketiga

Kampus Ungu Unika, 19/11/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 19 November 2019 Hari Senin Pekan Biasa XXXIII Bacaan Injil Lukas 19:1-10

Sumber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/573561726662468?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.