Inspiration

Kerendahan Hati Itu Mahal Harganya!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Kerendahan hati – Hidup dalam Kebenaran. Mahal harganya! Kita akan selalu belajar dari perwira itu setiap kali merayakan Ekaristi. Ya Tuhan, saya tidak pantas, bersabdalah saja maka saya akan sembuh!

Referensi pihak ketiga

Referensi pihak ketiga

Ada perkataan di antara orang-orang kudus, yang dibuktikan oleh para guru spiritual yang berbeda. Seperti apa? Mari kita renungkan bersama Injil hari ini.

“Menjadi rendah hati berarti hidup dalam kebenaran.” Kerendahan hati itu kuat oleh standar duniawi dan dia tahu itu tentang dirinya sendiri. Itulah yang dialami oleh perwira yang datang kepada Yesus untuk hambanya. Ia bahkan juga mengakui ketidakmampuannya untuk membantu pelayannya yang sekarat.

Referensi pihak ketiga

Kekuatan duniawinya tidak cukup, dan ia cukup rendah hati untuk meminta bantuan kepada Kristus. Hanya ketika kita mengenali “kebenaran” kita sendiri – kemampuan dan ketidakmampuan kita – kita akan cenderung untuk dengan rendah hati meminta kekuatan penyembuhan Kristus. Bagaimana saya dan Anda?

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Referensi pihak ketiga

JoharT Wurlirang, 2/12/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 2 Desember 2019 Senin Adven I, Injil Mateus 8:5-11

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2895434406970610?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.