Inspiration

Belajar dari Orang Buta Yang Percaya kepada Yesus! Mereka Pun Seketika Disembuhkan-Nya!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Singkat saja. Injil hari ini luar biasa istimewa. Saya belajar dari orang buta yang dikisahkan dalam Injil ini. Mereka buta, tapi melihat dan ercaya. Dalam bahasa Inggris, mereka itu “B-3”: blind but believe hehe. Istimewa bukan?

Referensi pihak ketiga

Orang-orang ini buta tetapi tidak sakit hati, tidak merana. Hati mereka terbuka dan ingin sekali bertemu dengan Yesus, yang mereka sebut sebagai “Anak Daud,” suatu gelar Mesianik.

Referensi pihak ketiga

Kita tidak buta secara fisik, tetapi kita bisa buta secara rohani ketika kita membiarkan kesulitan hidup mengeraskan hati kita alih-alih mencari Sang Mesias untuk menyembuhkan yang membuat kita sakit. Dalam menghadapi penderitaan, tanggapan kita adalah doa dan seruan seperti si buta itu, “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku, aku percaya pada-Mu.” Hsilnya, Yesus menjamah mata mereka dan seketika itu juga sembuhlah mereka! Bagaimana dengan kita?

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, /12/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi Desember 2019 Kamis Adven I, Bacaan Injil Mateus 9:17-24

Sumber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3188484815653559?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.