Inspiration

Apakah Kamu Kekanak-Kanakan? Ini Jawabnya!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Kekanak-kanakan? Itu tidak sama dengan karakter seperti anak yang kisahkan Yesus! Kalau orang-orang serba rewel, gini salah gitu salah, nah, itulah yang namanya kekanak-kanakan! Kerjanya cuma menganggap orang lain salah dan merasa diri paling benar, itu namanya kekanak-kanakan! Bagaimana kamu?

Referensi pihak ketiga

Cara kekanak-kanakan kita juga muncul ketika kita lelah, merasa kasihan pada diri kita sendiri, atau malu dengan pikiran atau perilaku yang kita pikir telah kita atasi. Ini pun kekanak-kanakan!

Referensi pihak ketiga

Kita kemudian harus ingat bahwa Tuhan memanggil kita untuk menjadi seperti anak kecil, bukan kekanak-kanakan, dan menyadari bahwa saat-saat itu adalah kesempatan bagi kita untuk mengumpulkan kepercayaan seorang anak dan berkata, “Bukan kehendakku yang harus dilakukan, tetapi kehendakMu, ya Tuhan!”

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 13/12/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 13 Desember 2019 Hari Biasa Pekan Adven II, Bacaan Liturgi 13 Desember 2019 Hari Biasa, Pekan Adven II PW S. Lusia, Perawan dan Martir Bacaan Injil Mateus 11:16-19

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/372867566413494?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.