Inspiration

Tak Ada Penderitaan yang Abadi, Kawan!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Tak Ada Penderitaan yang Abadi: Zakharia dan Elisabet adalah umat saleh yang melayani Tuhan dengan setia. Namun, mereka menanggung kesedihan yang mendalam karena tidak memiliki anak.

Referensi pihak ketiga

Santo Agustinus menulis bahwa banyak orang hidup dalam keputusasaan. Di dunia kita yang jatuh, masuk akal untuk menyimpulkan bahwa setiap orang membawa beban. Banyak yang merasa kewalahan dan mencari pelarian seperti penyalahgunaan narkoba atau lebih buruk. Yang lain merasa mati rasa, seolah-olah rutinitas sehari-hari mereka hanya melalui gerakan. “Aku terus berjalan, tetapi untuk tujuan apa?” Kata mereka.

Referensi pihak ketiga

Ada alasan mengapa dari Salib Juruselamat kita, yang bersatu untuk semua penderitaan manusia, berseru, “Ya Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?” (Matius 27:46). Sama seperti Zakharia dan Elisabet, orang-orang percaya tidak terhindar dari perjuangan ini.

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 19/12/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi Bacaan Liturgi 19 Desember 2019 Hari Biasa, Pekan Adven II Bacaan Injil Lukas 1:5-25

Sumber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/4259449207285331?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.