Inspiration

Harapan, Ketakutan, Keheranan dan Ketaatan, Buahnya Kebahagiaan!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Harapan, Ketakutan, Keheranan dan Ketaatan, Buahnya Kebahagiaan! “Seorang bayi! Di usianya? ”Apa yang harus dipikirkan oleh penduduk kota?” Dan Zakharia! Tadi bisu, sekarang bicara ?! Bertanya-tanya. Takut. Ketakjuban pasti telah menyapu seluruh wilayah.

Referensi pihak ketiga

“Apakah ada yang terlalu sulit bagi Tuhan? Apa yang akan dia lakukan selanjutnya ?! ”Pasti mengaduk-aduk hati mereka. “Siapa dan apa sebenarnya anak ini?” Harapan di tingkat tertinggi.

Referensi pihak ketiga

Oh, hati kita akan penuh harap! Meskipun kita melihat keajaiban setiap hari baru, kita dapat menjadi dingin terhadap keajaiban kehidupan sehari-hari setiap bayi yang lahir, setiap matahari terbit, bumi berputar di jalurnya. Janganlah kita menjadi letih, dingin, atau bosan, tetapi menjadi pengharapan akan hal-hal besar di dalam dan melalui Tuhan. Semoga kita meminta mata lapar untuk melihat Tuhan bekerja, pikiran yang bersemangat untuk mengenalnya, dan hati yang bersemangat untuk mengeksplorasi apa yang akan dia lakukan selanjutnya, bukan hanya karena dia mencintai kita, tetapi juga hanya karena Dia bisa!

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 23/12/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi Bacaan Liturgi 23 Desember 2019 Hari Biasa, Pekan Adven II Bacaan Injil Lukas 1:57-66

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1137686293564067?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.