Inspiration

Biarlah Dijamah dan Mari Menjamah Dia, Agar Kita Disucikan dan Disembuhkan!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Penderita kusta dalam Injil hari ini mengajarkan kepada kita sebuah pelajaran tentang kepatuhan sejati terhadap kehendak Tuhan. Disposisi yang tepat di hadapan Tuhan adalah jiwa yang rendah hati yang meminta apa yang kita pikir kita butuhkan, selalu sadar bahwa Tuhan memiliki gambaran yang lebih besar.

Referensi pihak ketiga

Surat Pertama St. Paulus kepada Timotius 2:4 mengingatkan kita bahwa “Allah menginginkan semua orang untuk diselamatkan.” Ini adalah ruang lingkup yang jauh lebih luas daripada penyembuhan jari kaki yang sakit, patah kaki, dan bahkan kanker yang paling agresif sekalipun.

Referensi pihak ketiga

Sementara Tuhan sanggup menyembuhkan skenario terburuk, Dia juga sanggup mengerjakan mukjizat terbesar yang tak terlihat – kesucian jiwa seseorang melalui iman, kadang-kadang kegelapan iman. Seperti halnya penderita kusta, biarkan doa kita tertanam dalam sikap “jika Anda menginginkan Tuhan.” Maka, mari, biarkanlah Dia menjamah jiwamu, agar kau disembuhkan dan disucikan oleh daya kerahiman-Nya!

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 16/1/2020

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 16 Januari 2020, Kamis Hari Biasa Pekan Biasa I, Markus 1:40-45

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/101744795052091?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.