Inspiration

Biarlah Semua Terjadi Seturut Kehendak Allah, Mari Kita Taat, Patuh dan Setia

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Kita mendengar kata-kata ini dalam Misa Kudus: “Sungguh layak dan sepantasnya, ya Bapa Yang Kudus, Allah Yang Maha Kuasa, bahwa di mana pun juga, kami selalu bersyukur kepada-Mu….” Kalimat itu didaraskan oleh Imam pada saat Prefasi menjelang nyanyian Kudus yang kita kumandangkan bersama para kudus dan malaikat di surga. 

Referensi pihak ketiga

Pujian kepada Tuhan adalah tanggapan yang pantas dan selayaknya untuk Tuhan yang kasih-Nya begitu besar bagi kita. Namun, dalam perikop Injil ini, Yesus tidak menghasut orang untuk memuji dan menyembah Dia. Bahkan, Ia mendekati Yohanes dengan rendah hati untuk dibaptis. Dia menempatkan diri-Nya di tempat orang yang tidak benar yang membutuhkan pertobatan. 

Referensi pihak ketiga

Tanggapan Yesus kepada Yohanes mengungkapkan apa artinya menjadi orang benar: “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah!” Yesus mengambil tempat orang berdosa untuk memenuhi rencana penyelamatan Allah. Itulah arti kebenaran – kepatuhan -ketaataan total pada kehendak Bapa. 

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 12/1/2020

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 12 Januari 2020, Minggu Pesta Pembaptisan Yesus Kristus Mateus 3:13-17

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/381807606956546?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.