Inspiration

Hukum Itu untuk Manusia, Bukan Sebaliknya!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Orang-orang Farisi menyaksikan murid-murid Yesus memetik gandum ketika mereka berjalan melalui ladang. Reaksi pertama mereka adalah berdasarkan hukum. Mereka menemukan suatu pelanggaran. Tidak ada kekhawatiran untuk kesejahteraan para pria lapar ini.

Referensi pihak ketiga

Penilaian dan kesan pertama mereka menentukan tanggapan mereka, dan mereka gagal mengenali Mesias di tengah-tengah mereka. Lebih penting lagi, mereka kehilangan kesempatan untuk secara pribadi bertemu Tuhan dan diubah oleh kasih.

Referensi pihak ketiga

Di mana saya memiliki visi terowongan dalam reaksi saya kepada orang-orang? Apakah saya memiliki sikap membenarkan diri sendiri yang mencegah saya untuk mencintai seseorang yang dibutuhkan oleh martabat bawaan saya? Tuhan, beri aku hati seperti milik-Mu. 

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 21/1/2020

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 21 Januari 2020, Hari Selasa Pekan Biasa II,Markus 2:23-28

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1024569227291253?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.