Inspiration

Salah Paham Hukum Sabat Dipatahkan Oleh Sikap Taat Yesus kepada Bapa Namun Demi Manusia

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Orang-orang Farisi terus mengeluh tentang penyembuhan Yesus pada hari Sabat, karena itu adalah hari istirahat. Penekanan mereka pada kehidupan absolut hukum membuat mereka tidak bisa mengerti tujuan perintah – untuk memelihara ibadat yang benar dari Allah.

Referensi pihak ketiga

Referensi pihak ketiga

Sabat mengingatkan kita untuk tetap menjadikan Allah sebagai pusat dari semua aktivitas manusiawi kita. Ini mencerminkan puncak penciptaan ketika Tuhan beristirahat – ketika semua tunduk padanya. Santo Paulus memahami hal ini, dengan mengatakan, “Dia telah meletakkan segala sesuatu dalam penaklukan di bawah kakinya. Ketika segala sesuatu tunduk kepadanya, maka Anak itu sendiri juga akan tunduk kepada Dia yang menundukkan segala sesuatu kepadanya, supaya Allah menjadi segalanya ”(1 Korintus 15: 27-28).

Referensi pihak ketiga

Penyembuhan Yesus pada hari Sabat justru merupakan penundukan segala sesuatu kepada Bapa.

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 14/1/2020

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 14 Januari 2020, Selasa Hari Biasa Pekan Biasa I, Markus 1:21b-28

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1849612547091992?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.