Inspiration

Santo Stefanus, Martir bagi Yesus

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Hari ini kita merenungkan kemartiran St. Stefanus, yang dirajam sampai mati karena iman kepada Kristus, oleh orang-orang Yahudi kala itu!

Referensi pihak ketiga

Kami sendiri hanyalah “manusia” ketika kami tidak dipenuhi dengan Roh Anda dan mengandalkan Tuhan. Betapa mudahnya bagi kita untuk jatuh dalam pemikiran yang sombong. “Saya mendapatkan ini,” “Saya bisa melakukan ini,” dan “Saya memegang kendali”.

Referensi pihak ketiga

Betapa bertolak belakang dengan pemikiran itu. Jalan Tuhan. Hanya dengan Tuhan “segala sesuatu mungkin.” Hanya dengan Tuhan kita memiliki rahmat untuk memerangi pemikiran seperti “manusia.” Mari kita mengindahkan peringatan Santo Paulus, “Pastikan bahwa tidak ada yang memikat Anda dengan filosofi yang kosong dan menggoda. menurut tradisi manusia, menurut kekuatan unsur dunia dan bukan menurut Kristus ”(Kolose 2: 8). Semoga kita memiliki “pikiran Kristus” untuk melihat ketika kita jatuh ke jalan dunia versus jalan Tuhan.

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

Baturento, Wonogiri, 26/12/2019

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi Bacaan Liturgi Bacaan Liturgi 26 Desember 2019 Pesta S. Stefanus, Martir Pertama Bacaan Injil Mat 10:17-22

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3415260678373167?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.