Inspiration

Wibawa Yesus Mengatasi Hukum Sabat!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Tanggapan Pendengar terhadap Pengajaran Yesus “Sebagai Seseorang yang Memiliki Otoritas”: Ajaran Yesus menimbulkan kehebohan. Para pelanggar yang merasakan kejengkelan terhadap pesan Kristus menentang.

Referensi pihak ketiga

Mereka tidak tahan untuk melepaskan kontrol mereka yang dirasakan dan mendengarkan seseorang yang berbicara dengan otoritas, terutama ketika apa yang dia katakan membutuhkan perubahan hidup. Sebaliknya, mereka yang mendengarkan dengan hati terbuka dipengaruhi oleh Firman Tuhan.

Referensi pihak ketiga

Santo Paulus, yang tidak mengenal Yesus secara langsung, memiliki pengalaman langsung tentang dampak Firman Allah. “Firman Allah hidup dan aktif” (Ibrani 4:12). Paus Benediktus mendesak kita di Spe Salvi untuk terbuka pada Injil, karena itu tidak informatif. Itu performatif. Ia memiliki kekuatan untuk mengubah hidup kita, membuka kita ke cakrawala harapan baru. Yesus menawarkan kepada kita harapan akan kehidupan baru ketika kita bertemu dengannya dalam Firman dan sakramen.

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 14/1/2020

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 14 Januari 2020, Selasa Hari Biasa Pekan Biasa I, Markus 1:21b-28

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1637303766573179?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.