Inspiration

Janganlah Tegar Tengkuk dan Keras Hati Menyambut Tuhan

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Ketegangan yang Meningkat Karena Tegar Tengkuk dan Keras Hati Manusia. Ketika Yesus dituduh terus “menghina” agama yang menegakkan hukum pada masa-Nya, iblis nampak senang dalam memupuk tanggapan yang benar sendiri, berpikiran sempit, tegar tengkuk dan keras hati.

Referensi pihak ketiga

Ketegangan yang meningkat terjadi, akhirnya meningkat dalam plot, pengkhianatan, penangkapan, dan eksekusi. Musuh tidak akan berhenti untuk memadamkan kemungkinan hidup, dan Yesus adalah sumbernya. Itulah sebabnya ketika kita memulai jalan yang serius untuk mengikuti Kristus, kita dapat mengalami godaan untuk berbalik, menyerah, berhenti. Itu dapat memberi kita belas kasihan bagi mereka yang, meskipun telah mendaki ketinggian spiritual yang besar, mendapati diri mereka jatuh.

Referensi pihak ketiga

Yesus tidak pernah berjanji bahwa jalan itu akan mudah, tetapi ia berjanji bahwa ia akan selalu bersama kita. Kuncinya adalah tanggalkan dirimu biarlah Allah menuntunmu. Jangan tegar tengkuk dan keras hati menyambut belas kasih kerahiman-Nya.

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga refleksi sederhana ini memberi inspirasi dan bermanfaat. Terima kasih berkenan membaca refleksi ini. Tuhan memberkati. Salam peradaban kasih.***

JoharT Wurlirang, 22/1/2020

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

Sumber: refleksi pribadi berdasarkan Bacaan Liturgi 22 Januari 2020, Hari Selasa Pekan Biasa II,Markus 3:1-6

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1856194257063576?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.