Inspiration

Minggu Prapaskah I, Mengalahkan Pencobaan Setan Bersama Yesus Kristus

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Pada Minggu Prapaskah I, kita semua diajak untuk mengalahkan pencobaan dari setan, bahkan Iblis. Kita bisa, sama seperti yang sudah dicontohkan Yesus. Ini kisahnya.

Referensi pihak ketiga

Referensi pihak ketiga

 Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis. Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus. Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepadaNya: “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.” Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” Kemudian Iblis membawaNya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, lalu berkata kepadaNya: “Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diriMu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikatNya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kakiMu jangan terantuk kepada batu.” Yesus berkata kepadanya: “Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!” dan berkata kepadaNya: “Semua itu akan kuberikan kepadaMu, jika Engkau sujud menyembah aku.” Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus. (Mat lius 4:1-7,9-11)

Bagaimana cara mengalahkan pencobaan bersama Yesus? Pertama, kita harus mencari pengalaman padang gurun. Ketika seseorang mundur ke padang gurun, kebisingan kehidupan sehari-hari memudar. Di tengah-tengah hamparan berpasir dan di bawah kubah biru langit yang tak berbintik, dunia direduksi menjadi suasana dasar. Dalam suasana itu, ketika gangguan mereda, Tuhan sering menyentuh jiwa. Suara lembut-Nya menjadi terdengar, sentuhan lembut-Nya terlihat. Yesus adalah orang yang berdoa dan Dia mencari pengaturan yang tepat untuk pertemuan spiritual yang mendalam dengan Bapa-Nya. Untuk seorang murid, mengikuti jejak Yesus hari ini berarti mencari tempat yang kondusif untuk berdoa.

Referensi pihak ketiga

Agar bisa mengalahkan pencobaan, maka kita harus mengenali pencobaan itu. Gurun adalah tempat yang menyenangkan untuk mendengar suara Tuhan. Namun, Injil hari ini menunjukkan bahwa ada juga suara-suara lain di sana. “Si penggoda mendekat.” Seberapa sering ada pikiran, kekhawatiran, dan godaan di benak kita yang membebani jiwa — kecemasan yang melumpuhkan kita, harapan palsu yang menyesatkan kita, dusta yang membingungkan kita, ambisi yang menggoda kita. Suara-suara ini dapat memiliki banyak sumber, tetapi seringkali merupakan kendaraan bagi penggoda untuk mengganggu kita. Dalam suasana doa, kita dapat mengidentifikasi godaan-godaan yang mengganggu jiwa kita. Seperti yang ditunjukkan Yesus dalam Injil hari ini, membuka kedok gerakan batin sebagai pencobaan biasa sudah setengah dari kemenangan.

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan Yesus memberkati. Salam peradaban kasih.

JoharT Wurlirang, 1/3/2020

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

SALAM PERADABAN KASIH EKOLOGIS!

Sumber: Matius 4:1-11

Sumber http://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3676460592743557?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=app_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.