Inspiration

Yesus Akan Ditolak, Menderita, Wafat dan Bangkit, Itulah Iman Berdasarkan Injil!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Yesus akan ditolak, menderita, wafat dan bangkit, Itulah iman berdasarkan Injil! Jadi ya, begitulah. Mau percaya atau tidak, itu kemerdekaan! Tak ada paksaaan. Berbahagialah yang percaya! Yang tidak? Berbahagialah pula asal kehidupanmu baik adanya kepada siapa pun.

Referensi pihak ketiga

Ketika Yesus akan pergi ke Yerusalem, Ia memanggil kedua belas muridNya tersendiri dan berkata kepada mereka di tengah jalan: “Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati. Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya Ia diolok-olokkan, disesah dan disalibkan, dan pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan.” Maka datanglah ibu anak-anak Zebedeus serta anak-anaknya itu kepada Yesus, lalu sujud di hadapanNya untuk meminta sesuatu kepadaNya. Kata Yesus: “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya: “Berilah perintah, supaya kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam KerajaanMu, yang seorang di sebelah kananMu dan yang seorang lagi di sebelah kiriMu.” Tetapi Yesus menjawab, kataNya: “Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?” Kata mereka kepadaNya: “Kami dapat.” Yesus berkata kepada mereka: “CawanKu memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kananKu atau di sebelah kiriKu, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa BapaKu telah menyediakannya.” Mendengar itu marahlah kesepuluh murid yang lain kepada kedua saudara itu. Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: “Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang.” (Mat 20:17-28)

Referensi pihak ketiga

Injil ini adalah ramalan ketiga tentang hasrat Kristus dalam Injil Matius. Kristus harus menderita sebagaimana para hamba Tuhan lainnya menderita. Orang-orang ingin membunuh Yeremia. Daud harus melarikan diri dari putranya ke pengasingan. Musa dicegah memasuki Tanah Perjanjian. Elia berlari cepat ke padang pasir untuk menghindari kemarahan Izebel.

Referensi pihak ketiga

Namun, ketika Kristus meramalkan penderitaan dan kematiannya sendiri, dia menemui ketidakmampuan untuk memahami. Mereka lambat untuk percaya, seperti yang kadang-kadang bisa kita lakukan. Kristus menegur para murid di jalan menuju Emaus, “Oh, betapa bodohnya kamu! Betapa lambatnya hati untuk mempercayai semua yang dikatakan para nabi! Apakah tidak perlu bahwa Mesias harus menderita hal-hal ini dan masuk ke dalam kemuliaan-Nya? ” Dengan manfaat Injil dan ajaran Gereja, marilah kita menegaskan kembali iman kita kepada Juruselamat kita yang menderita dan merangkul penderitaan kita sendiri dalam meniru masa Prapaskah Kristus ini. 

Bagaimana menurutmu? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan Yesus memberkati. Salam peradaban kasih.

JoharT Wurlirang, 11/3/2020

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

SALAM PERADABAN KASIH EKOLOGIS!

Sumber: Mateus 20:17-28

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1419879047726884?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.