Inspiration

Jangan Takut, Tetapi Juga Tetap Taat dan Setialah!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Bacaan hari ini membuat kita bisa belajar banyak hal. Mari kita baca teks-nya, lalu kita renungkan sejenak.

Referensi pihak ketiga

Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibuNya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka.” Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” — yang berarti: Allah menyertai kita. Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya, (Mat 1:16,18-24)

Jangan Takut! “Joseph, jangan takut untuk memilih Maria menjadi istrimu!” Ketika Joseph terbangun dari mimpinya, dia pasti takut dalam banyak hal. Pertama, dia dikunjungi oleh seorang malaikat. Kedua, malaikat itu memberi tahu dia bahwa Maria mengandung seorang Anak oleh Roh Kudus. Ingat, Roh Kudus bukanlah konsep yang dipahami secara luas pada saat itu. Ketiga, Yusuf diberi tahu bahwa Anak itu adalah seorang Putra yang akan menyelamatkan manusia dari dosa-dosa mereka.

Referensi pihak ketiga

Wahyu ini pasti mengejutkan Yusuf, seorang Yahudi yang saleh yang telah diajar bahwa tidak seorang pun dapat mengampuni dosa (lihat Markus 2: 7). Namun, Joseph mengesampingkan keraguan apa pun yang mungkin dia miliki ketika dia dengan patuh membawa Maria ke rumahnya dan ia menjadi ayah angkat Penebus. Semoga kita meniru Joseph dalam kepatuhannya pada Roh Kudus, terutama di saat kebingungan atau ketakutan.

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan Yesus memberkati. Salam peradaban kasih.

JoharT Wurlirang, 19/3/2020

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

SALAM PERADABAN KASIH EKOLOGIS!

Sumber: Mateus 1:16,18-24

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/3505918908100939?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.