Inspiration

Asal-Usul Yesus Tidak dari Dunia, Melainkan dari Bapa Surgawi, Itulah Yang Dikatakan-Nya!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Yesus memberikan pengajaran tentang asal-usul-Nya yang bukan dari dunia ini, melainkan berasal dari Allah Bapa di Surga. Bagaimana? Itulah yang diwartakan dalam teks Injil berikut ini. Dengan membaca teks ini, masihkah kita meragukan asal-usul-Nya, yang bukan dari dunia ini?

Referensi pihak ketiga

Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak: “Aku akan pergi dan kamu akan mencari Aku tetapi kamu akan mati dalam dosamu. Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang.” Maka kata orang-orang Yahudi itu: “Apakah Ia mau bunuh diri dan karena itu dikatakanNya: Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang?” Lalu Ia berkata kepada mereka: “Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini. Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu.” Maka kata mereka kepadaNya: “Siapakah Engkau?” Jawab Yesus kepada mereka: “Apakah gunanya lagi Aku berbicara dengan kamu? Banyak yang harus Kukatakan dan Kuhakimi tentang kamu; akan tetapi Dia, yang mengutus Aku, adalah benar, dan apa yang Kudengar dari padaNya, itu yang Kukatakan kepada dunia.” Mereka tidak mengerti, bahwa Ia berbicara kepada mereka tentang Bapa. Maka kata Yesus: “Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diriKu sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepadaKu. Dan Ia, yang telah mengutus Aku, Ia menyertai Aku. Ia tidak membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepadaNya.” Setelah Yesus mengatakan semuanya itu, banyak orang percaya kepadaNya. (Yoh 8:21-30)

Referensi pihak ketiga

Bagian awal dari wacana ini tampaknya menyentuh aspek-aspek tahap pertama kehidupan spiritual: cara pencahar. Orang-orang Farisi hidup kurang dari kehidupan yang patut dicontoh. Mereka “milik dunia” dan mereka berdosa. Kita juga bisa terjebak dengan hal-hal dunia ini. Kita dapat mengembangkan suatu bentuk visi terowongan egois yang memisahkan kita dari Yesus. Dengan cara egois , kita berusaha untuk mengatasi dosa kebiasaan, terkadang serius yang telah menjauhkan kita dari Yesus.

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan Yesus memberkati. Salam peradaban kasih.

JoharT Wurlirang, 31/3/2020

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

SALAM PERADABAN KASIH EKOLOGIS!

Sumber: Yohanes 8:21-30

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/744354134324784?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.