Inspiration

Memilih Percaya kepada-Nya Sama Dengan Memilih Kehidupan, Selebihnya Terserah Anda

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Bacaan dari Injil Yohanes ini menunjukkan bahwa sudah sejak awal penampilan-Nya di dunia, selalu ada perlawanan, serangan, dan penentang-penentang terhadap-Nya. Dan itu tidak berakhir hingga sekarang ini maupun di masa mendatang. Maka, tidak usah heran, geram, apalagi marah! Justru bersama-Nya, kita pun akan mengalami perlawanan, serangan dan pertentangan. Jangan takut.

Referensi pihak ketiga

Kalau Aku bersaksi tentang diriKu sendiri, maka kesaksianKu itu tidak benar; ada yang lain yang bersaksi tentang Aku dan Aku tahu, bahwa kesaksian yang diberikanNya tentang Aku adalah benar. Kamu telah mengirim utusan kepada Yohanes dan ia telah bersaksi tentang kebenaran; tetapi Aku tidak memerlukan kesaksian dari manusia, namun Aku mengatakan hal ini, supaya kamu diselamatkan. Ia adalah pelita yang menyala dan yang bercahaya dan kamu hanya mau menikmati seketika saja cahayanya itu. Tetapi Aku mempunyai suatu kesaksian yang lebih penting dari pada kesaksian Yohanes, yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepadaKu, supaya Aku melaksanakannya. Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku. Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suaraNya, rupaNyapun tidak pernah kamu lihat, dan firmanNya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutusNya. Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa olehNya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepadaKu untuk memperoleh hidup itu. Aku tidak memerlukan hormat dari manusia. Tetapi tentang kamu, memang Aku tahu bahwa di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan Allah. Aku datang dalam nama BapaKu dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia. Bagaimanakah kamu dapat percaya, kamu yang menerima hormat seorang dari yang lain dan yang tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa? Jangan kamu menyangka, bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; yang mendakwa kamu adalah Musa, yaitu Musa, yang kepadanya kamu menaruh pengharapanmu. Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepadaKu, sebab ia telah menulis tentang Aku. Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang ditulisnya, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Kukatakan?” (Yoh 5:31-47)

Kristus berbicara tentang misi-Nya di bumi ini, yaitu untuk menyatakan Bapa kepada manusia, dan untuk membawa kita semua ke kehidupan kekal. Yesus berbicara tentang semua yang memberi kesaksian kepada-Nya: Yohanes Pembaptis, Kitab Suci Perjanjian Lama, mukjizat-Nya sendiri, bahkan Bapa sendiri.

Referensi pihak ketiga

Meskipun demikian, Yesus tidak memaksa orang-orang Yahudi untuk membuat keputusan, untuk percaya kepadanya atau tidak. Sebaliknya, Yesus hanya memberi tahu mereka bahwa mereka bebas untuk memilih-Nya: atau menolak-Nya, tidak masalah untuk-Nya. Mungkin masalahnya justru ada pada kita sendiri. Sabda Yesus jelas, “… tetapi Anda tidak ingin datang kepada-Ku untuk memiliki kehidupan.” Kristus menunjukkan kepada kita bukti yang sama tentang keilahian-Nya dan Dia membuat kita bebas untuk memilih. Memilih-Nya berarti memilih hidup!

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan Yesus memberkati. Salam peradaban kasih.

JoharT Wurlirang, 26/3/2020

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

SALAM PERADABAN KASIH EKOLOGIS!

Sumber: Yohanes 5:31-47

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/1546955199655555?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.