Inspiration

Menyambut Sang Utusan dengan Iman!

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Inil hari ini mengajak siapa saja untuk mengenali Yesus. Siapa sesungguhnya Dia, dari mana kesejatian asal-Nya. Dia adalah utusan Bapa Surgawi bagi siapa saja.

Sesudah itu Yesus berjalan keliling Galilea, sebab Ia tidak mau tetap tinggal di Yudea, karena di sana orang-orang Yahudi berusaha untuk membunuhNya. Ketika itu sudah dekat hari raya orang Yahudi, yaitu hari raya Pondok Daun. Tetapi sesudah saudara-saudara Yesus berangkat ke pesta itu, Iapun pergi juga ke situ, tidak terang-terangan tetapi diam-diam. Beberapa orang Yerusalem berkata: “Bukankah Dia ini yang mereka mau bunuh? Dan lihatlah, Ia berbicara dengan leluasa dan mereka tidak mengatakan apa-apa kepadaNya. Mungkinkah pemimpin kita benar-benar sudah tahu, bahwa Ia adalah Kristus? Tetapi tentang orang ini kita tahu dari mana asalNya, tetapi bilamana Kristus datang, tidak ada seorangpun yang tahu dari mana asalNya.” Waktu Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berseru: “Memang Aku kamu kenal dan kamu tahu dari mana asalKu; namun Aku datang bukan atas kehendakKu sendiri, tetapi Aku diutus oleh Dia yang benar yang tidak kamu kenal. Aku kenal Dia, sebab Aku datang dari Dia dan Dialah yang mengutus Aku.” Mereka berusaha menangkap Dia, tetapi tidak ada seorangpun yang menyentuh Dia, sebab saatNya belum tiba. (Yoh 7:1-2,10,25-30)

Referensi pihak ketiga

Penduduk Yerusalem — orang-orang biasa — melihat Yesus berkhotbah secara terbuka dan itu membingungkan mereka. “Bukankah Dia yang ingin mereka bunuh?” mereka bertanya. “Bisakah pihak berwenang menyadari bahwa Dia adalah Kristus,” mereka bertanya-tanya. Mereka pikir mereka tahu dari mana asal Yesus.

Referensi pihak ketiga

Mereka ingin tahu tetapi tanpa kemudi, mencari bimbingan dari para pemimpin mereka tentang Yesus. Yesus berseru, “Kamu kenal Aku dan kamu juga tahu dari mana Aku berasal.” Apakah Yesus memikat hati orang yang sederhana dan murni? Meminta mereka untuk memperhatikan gerakan Roh di dalam hati mereka ketika mereka mendengar Dia berkhotbah? Mengundang mereka untuk percaya bahwa Bapa mengutus-Nya?

Yesus menyampaikan undangan yang sama kepada kita. Dia meminta kita untuk memotong kebisingan dan kebingungan moral dari budaya dan benar-benar selaras dengan kata-kata-Nya dengan membaca dan merenungkan Kitab Suci. Ini memungkinkan Roh untuk mengilhami kita dengan pengertian dan keinginan suci untuk semakin dekat dengan Bapa.

Referensi pihak ketiga

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan Yesus memberkati. Salam peradaban kasih.

JoharT Wurlirang, 27/3/2020

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

SALAM PERADABAN KASIH EKOLOGIS!

Sumber: Yohanes 7:1-2, 10, 25-30

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/2957280548212934?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.