Inspiration

Yesus Akan Menyembuhkan Kita Meskipun Tampaknya Mustahil

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Benar, Yesus akan menyembuhkan kita meskipun tampaknya mustahil. Syaratnya hanya satu, percaya sepenuhnya kepada-Nya. Ini yang sulit! Namun, bila kita percaya, tak ada yang mustahil bagi-Nya. Kisahnya adalam teks berikut ini.

Referensi pihak ketiga

Sesudah itu ada hari raya orang Yahudi, dan Yesus berangkat ke Yerusalem. Di Yerusalem dekat Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam, yang dalam bahasa Ibrani disebut Betesda; ada lima serambinya dan di serambi-serambi itu berbaring sejumlah besar orang sakit: orang-orang buta, orang-orang timpang dan orang-orang lumpuh, yang menantikan goncangan air kolam itu. Sebab sewaktu-waktu turun malaikat Tuhan ke kolam itu dan menggoncangkan air itu; barangsiapa yang terdahulu masuk ke dalamnya sesudah goncangan air itu, menjadi sembuh, apapun juga penyakitnya. Di situ ada seorang yang sudah tiga puluh delapan tahun lamanya sakit. Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: “Maukah engkau sembuh?” Jawab orang sakit itu kepadaNya: “Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku.” Kata Yesus kepadanya: “Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah.” Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan. Tetapi hari itu hari Sabat. Karena itu orang-orang Yahudi berkata kepada orang yang baru sembuh itu: “Hari ini hari Sabat dan tidak boleh engkau memikul tilammu.” Akan tetapi ia menjawab mereka: “Orang yang telah menyembuhkan aku, dia yang mengatakan kepadaku: Angkatlah tilammu dan berjalanlah.” Mereka bertanya kepadanya: “Siapakah orang itu yang berkata kepadamu: Angkatlah tilammu dan berjalanlah?” Tetapi orang yang baru sembuh itu tidak tahu siapa orang itu, sebab Yesus telah menghilang ke tengah-tengah orang banyak di tempat itu. Kemudian Yesus bertemu dengan dia dalam Bait Allah lalu berkata kepadanya: “Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk.” Orang itu keluar, lalu menceriterakan kepada orang-orang Yahudi, bahwa Yesuslah yang telah menyembuhkan dia. Dan karena itu orang-orang Yahudi berusaha menganiaya Yesus, karena Ia melakukan hal-hal itu pada hari Sabat. (Yoh 5:1-16)

Referensi pihak ketiga

Yesus mengunjungi kolam Betesda secara khusus untuk mencari yang miskin dan lumpuh, karena hidup-Nya murah hati dan berupaya berbuat baik. Di kolam, Yesus menemukan seorang pria yang telah sakit selama tiga puluh delapan tahun, sebuah goyangan yang keras bahkan untuk jiwa yang kuat. Sayangnya, pria ini sepertinya hanya fokus pada dirinya sendiri.

Referensi pihak ketiga

Ketika Yesus mendekat bertanya, “Apakah kamu ingin menjadi baik,” pria itu menjelaskan, “Aku tidak punya siapa pun untuk menempatkan saya ke dalam kolam ketika air diaduk.” Kita kadang-kadang dapat memperumit hubungan kita dengan Yesus dengan membuat alasan, menjelaskan secara berlebihan, atau merasionalisasi, alih-alih menjawab undangannya untuk menjadi orang suci dengan mengatakan secara sederhana, “Ya Tuhan, aku ingin melakukan kehendakMu,” ketika keadaan kehidupan muncul dengan sendirinya. Yesus akan menyembuthkan kita, meskipun tampaknya mustahil!

Bagaimana menurutmu? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan Yesus memberkati. Salam peradaban kasih.

JoharT Wurlirang, 24/3/2020

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

SALAM PERADABAN KASIH EKOLOGIS!

Sumber: Yohanes 5:1-16

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/4129622283754228?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.