Inspiration

Bahagia Menuruti Firman-Nya, Tak Tergoda Rayuan Ular Iblis Pemecah Belah Kehidupan

Sahabat Peradaban Kasih yang terkasih. Di arus pandemi Covid-19 ini, baiklah permenungan ini kita resapkan. Mengapa kita tidak menuruti Firman-Nya? Maka, keselamatan akan disediakan bagi kita sebagai pengalaman kita yang kita syukuri dengan bahagia!

Referensi pihak ketiga

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firmanKu, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.” Kata orang-orang Yahudi kepadaNya: “Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Barangsiapa menuruti firmanKu, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kita Abraham, yang telah mati! Nabi-nabipun telah mati; dengan siapakah Engkau samakan diriMu?” Jawab Yesus: “Jikalau Aku memuliakan diriKu sendiri, maka kemuliaanKu itu sedikitpun tidak ada artinya. BapaKulah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata: Dia adalah Allah kami, padahal kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia. Dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan Aku menuruti firmanNya. Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hariKu dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita.” Maka kata orang-orang Yahudi itu kepadaNya: “UmurMu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?” Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.” Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yesus menghilang dan meninggalkan Bait Allah. (Yoh 8:51-59)

Referensi pihak ketiga

Di Taman Eden kala itu, kehidupan itu sempurna; Adam dan Hawa leluhur kita menikmati hubungan yang indah dengan Bapa. Tetapi ular membawa dosa dan kesombongan ke tempat kejadian, dan sampai hari ini, musuh terus menabur perpecahan dalam hubungan manusia dengan Bapa. Namun, sepanjang sejarah keselamatan, Allah telah bekerja untuk memulihkan hubungan anak kita dengan Dia.

Referensi pihak ketiga

Lagi pula, Bapa mengutus Putra-Nya untuk menyelesaikan penebusan, yang memungkinkan umat Allah – semua anak-anak-Nya tanpa kecuali- untuk masuk ke dalam hubungan intim seperti Eden dengan Dia. Jadi, ya, para nabi merindukan dan bersukacita melihat “hari” Yesus. Semoga kita juga bersukacita, dengan hati yang penuh rasa syukur, atas karunia dari Bapa yang demikian dan seorang Juru Selamat.

Referensi pihak ketiga

Bagaimana menurutmu? Semoga bermanfaat. Terima kasih. Tuhan Yesus memberkati. Salam peradaban kasih.

JoharT Wurlirang, 2/4/2020

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶

SALAM PERADABAN KASIH EKOLOGIS!

Sumber: Yohanes 8:51-59

Sumber https://idstory.ucnews.ucweb.com/story/951166024317379?uc_param_str=dnvebifrmintcpwidsudsvnwpflameefutch&url_from=wmconstomerwebsite&stat_entry=personal&comment_stat=1&stat_app=browser_profile&entrance=personal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.